Dhien
Someday, seseorang pernah berkata "Blog mu paling isinya curhatan gag penting"
Sekilas memang iya
Tapi tunggu dulu...., apakah masalah yang pernah kita alami dan kita selesaikan dengan solusi yang tepat tidak boleh di share?
Setiap orang pasti pernah kehilangan bukan?
Minimal pernahlah kehilangan bolpoint gara-gara arek-arek minjem nggak pake izin, waktu bolpoint dibalikin eht malah bolpoint-nya ketuker (masih untung ketuker) atau malah gag ada yang balik? #curcol-Mahasiswa-ITS -___-


Aku kehilangan banyak hal beberapa waktu ini,
Kehilangan kesempatan, waktu berharga, kesehatan, dan orang yang disayangi.

losing my own

Kalau diingat ingat rasanya sedih, nyesek, galau, tapi apa terus akan tetap begini? Tentu tidak kawan. dari sebuah note fb yang pernah aku buat beberapa tahun lalu tentang kehilangan. Kebanyakan orang berusaha melupakan kenangan-kenangan tentang mereka yang sudah pergi. Namun sejatinya hal itu percuma, karena semua hal yang pernah hidup dalam hati dan pikiran kita tidak akan pernah bisa dihapuskan. Ingatan-ingatan itu hanyalah tertutupi oleh kenangan baru yang lebih indah. Dan untuk melupakan, kita harus mengingat-ingat hal apa saja yang perlu dilupakan.
so, melupakan itu percuma. Maka seperti inilah caraku melupakan sesuatu yang buruk.

Mencoret Catatan Mimpi-Mimpi Hari ini

Mencentang mimpi-mimpi kita yang tertulis di dinding kamar, sticky note, atau buku diary adalah sebuah kepuasan dan kebanggaan tersendiri. Adakah diantara kalian yang ingin berbagi seperti apa mimpi-mimpi kalian? :)
Tapi ingat yaaa..., Allah tidak pernah menyukai pemimpi. Ia mencintai orang-orang yang punya mimpi, berusaha mewujudkannya tanpa lupa hakikatnya sebagai hamba Allah dengan berdoa.

Scripta Manent Verba Volant

kata aristoteles, "Apa yang tertulis akan abadi, Yang terucap akan hilang bersama Angin"
So, mari kita tuliskan mimpi-mimpi kita, tatap mimpi-mimpi itu agar kau tahu, mimpi mana yang bisa kau coret lebih dulu.
Dan dengan kau menulisnya, semoga orang-orang yang akan membacanya akan turut mendoakan mimpimu agar menjadi nyata dan bisa membantumu mewujudkannya :)
Maka inilah mimpi-mimpi ku :D
Semoga Lekas Tercapai (^_^)

  1. Bisa donor darah.
  2. IPK >3.5
  3. Naik Gunung
  4. Traveling dengan tujuan :
  5. Bromo
  6. Malang
  7. Jember
  8. Kawah Biru
  9. Danau Toba
  10. Padang
  11. Kalimantan
  12. LOSARI
  13. Bunaken
  14. LOMBOK
  15. Raja Ampat
  16. Pantai Siung Jogjakarta
  17. Bisa main biola -___-
  18. Punya Buku Sendiri (Bismillah)
  19. Lulus cumlaude di TF :)
  20. sekolah S2
  21. Prancis i'm coming
  22. Jepang juga tunggu aku yaaa
  23. Naik pesawat
  24. Naik kapal selam
  25. Hafidoh jus 30 (semester depan paling telat)
  26. Punya sepatu dari "i love cha"
  27. Lancar pake hijab
  28. Betah pake rok terus :p
  29. Bisa bikin brownies
  30. Bisa masak pepes pindang yg super enak kayak mama (bukan pepes kayak di warung2 gitu)
  31. Bisa masak rendang (Harus sabar masak rendang biar enak -.-" zzzttt)
  32. Umroh
  33. Haji
  34. Berhasil lepas dari kegilaan makan sambel
  35. Dapet IP 4
  36. Tartil lancar, baik, benar, enak didengar
  37. Toefl > 500
  38. Makan daging ikan hiu
  39. Kursus di pare-pare
  40. Punya camera SLR
  41. Bisa main piano
  42. Ziarah ke Ampel
  43. Habis donor dorah diet sampe 42kg
  44. Megang gurita hidup-hidup
  45. snorkling
  46. Nanem terumbu karang
  47. ke Mangrove
  48. Liat Bintang pake teropong gedhe
  49. KP di chevron
  50. Mancing di laut
  51. Ngicipin rasanya salju
  52. Ice skating
  53. Foto sama macan
  54. Nyium lumba-lumba
  55. Tinggi badan naik 2cm deh gpp dah untung bgt itu
  56. Nyubit Dosen "Yang itu" (Dosennya udah di depan mata tapi buat nyubit gag bisa -__-" zzzttt)
  57. Bisa nyetir mobil sendiri "Meski skrg kaki belum nyampe ke gas nya" :p
  58. Pengunjung blog >= 10000 orang :) because-youniverse.blogspot.com
  59. Bisa keliling 2 puteran stadion tanpa berhenti lari
  60. Naik kerbau
  61. Naik Kuda
  62. Berada di dua tempat dalam waktu bersamaan
  63. Ngecat rambut
  64. Pake heyna selain di kuku (punggung tangan/kaki)
  65. Naik bianglala sama orang khusus
  66. PIMNAS
  67. Bawa Keluarga Liburan bareng
  68. .
  69. ...
  70. ...
  71. ...
  72. ...
  73. ..
  74. ...
  75. ...
  76. ...
  77. ...
  78. ...
  79. ...
  80. ...
  81. ...
  82. ...
  83. ...
  84. ...
  85. ...
  86. ...
  87. ...
  88. ...
  89. ...
  90. ...
  91. ...
  92. ...
  93. ...
  94. ...
  95. ...
  96. ...
  97. ..
  98. ..
  99. ...
  100. "......^_^..." Gag bisa disebut
Ada beberapa mimpi yang tidak bisa disebutkan untuk umum. Bukan karena tidak ingin diamiini oleh orang lain tapi memang perlu menunggu waktu untuk membaginya dengan orang lain :')
so...., inilah mimpi2 yang siap aku coret. Entah satu hari lagi, lusa, minggu dpn, bulan depan atau entah kapan? tapi mimpi-mimpi itu insyaAllah akan tercoret.
Lalu maukah kalian membagi mimpi-mimpi muda kalian dengan ku?
^_^

What's your dream?
Dhien
Hey takdir lama,
Hari ini aku mengenangmu lagi. Tak apa kan?
Aku tidak meminta sesuatu yang besar dari mu
Aku hanya ingin menulis lagi, sekali lagi
Tentang cerita yang sejak dulu bahkan aku tidak paham seperti apa endingnya
Yang aku ingat, perasaan itu datang karena musik
Alunan nada malam itu menyusup di sela-sela rongga hati
Rongga hati yang masih aku peluk untuk diriku sendiri
Buka untuk mu
Yang aku ingat, perasaan itu mengalir dengan pasti
Lambat.
Berbulan-bulan tanpa kejelasan
Berlarut-larut hingga aku tenggelam di telaga emosiku
Tanpa akhir
Hingga rasa itu tergantikan sebelum ada jawaban
Sebingkai hati yang tertinggal di sana
Sebingkai hati yang cukup di kenang
Sebingkai hati yang terbungkus rapi di etalase hati
Lucu juga mengenang masa lalu
Tentang tulisan-tulisan bodoh itu.
Tentang jendela bisu
Tentang kau
Tentang aku
dan tentang kita
Sudahlah
Cukup hari ini mengenang masa lalu yang lucu :)
Besok akan ku tulis lagi tentang hari ini
Tentang kisah pelik yang akan ku akhiri.
Lusa, akan ku ceritakan tentang masa depan
Cita-cita
Harapan
Dan bacalah!
ini hanya sepenggal celetoh ku
tidak seberapa penting
:)

Dhien
Menatap sendu tanpa arti
Kali ini bait-bait larik senyum tidak lagi cukup menghibur
Menerawang jauh ke langit atas
Kosong,
apakah bisa kucuri sedikit rahasia langit
Tentang akhir sebuah kisah yang mulai pelik
Jenuh,
Malam ini bulan sabit menggantungkan senyum simpulnya
Menggandeng perasaanku bersisihan dengan binarnya
Bercengkrama bersama malam yang lama ku abaikan
Untuk Hujan
Kali ini ia datang menggumpalkan mendung di relung hati
Aku hanya bisa menatap nanar tanpa banyak komentar
Resah,
Bahwa rinainya tak akan membawa pelangi datang
Tetesnya menghapus harapan-harapan yang mulai membuncah
Hingga akhirnya aku semakin jauh dari kata "SELESAI"
Jauh dari pilihan yang akan diputuskan
Aku lelah
Perkara ini semakin pelik
Jika saja aku bisa mencuri sedikit rahasia langit
Aku ingin mendapat jawaban atas keraguan ini.
Siapa dia langit? Siapa?


Dhien
Kemarin tanggal 14 April 2013 kementrian Kominfo BEM ITS mengadakan seminar kepenulisan "POSEIDON 2013". Pembicara seminarnya cukup menarik perhatian yaitu Tere-liye si penulis buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" yang terkenal dengan tulisannya yang menginspirasi banyak orang. Sedangkan pembicara kedua adalah Mas Satria Nova, seorang alumni ITS yang sukses menerbitkan 16 buku semenjak masih mengenyam bangku kuliah.

Kali ini aku ingin share ilmu yang aku dapat dari seminar di atas. Alhamdulillah..., banyak sekali yang menggugah hati setelah mendengar seminar dari mas Satria sama Bang Tere. Aku rangkum secara umum aja yaaa...
     1. Menulis agar menarik mulailah dari sudut pandang yang berbeda. Misal kita diberikan satu ide paragraf yaitu "HITAM" kebanyakan orang akan berpikir bahwa hitam adalah warna ... bla bla bla. Tapi coba baca contoh yang satu ini
     "Hitam selalu datang terlambat. Hitam selalu terlambat ke pasar. Hitam selalu terlambat ke sekolah. Dan teman-temannya mulai enggan bersamanya. Maka mereka memutuskan meninggalkan  Hitam untuk naik ke langit. Mulai hari itulah pelangi tidak ada yang bewarna hitam."
Sudah jelas kan bagaimana melihat tulisan dari sudut pandang yang berbeda?
     2. Penulis harus punya aset. Aset ini bisa kita dapat dari pengamatan ataupun observasi. Salah satu aset yang sangat penting dimiliki oleh penulis yaitu kosakata. Coba saja cek berapa banyak sinonim kata untuk "Benci" contoh "bete, geram, dongkol, gregetan, sebal, pedar, dll" bisa saja kan kita gunakan kata-kata selain benci utnuk mengutarakan "maksud ketidaksukaan"
contoh yang lain sinomin lata "Lalu" bisa kita ganti dengan "Selanjutnya, lantas, kemudian, sesudah itu, berikut, dll"
      3. MEMBACA.
        Ini yang sering kita lupakan. Bagaimana kita bisa menulis dengan baik jika kita tidak pernah membaca. Dari mana kita tahu tulisan yang lulus seleksi penerbit jika kita tidak pernah membaca contoh-contoh tulisan yang telah berhasil diterbitkan. Jangan malas untuk membaca ya teman-teman :)

     Dahulu saat aku punya cita-cita besar menjadi seorang penulis orientasiku hanyalah pada materi, kesuksesan, nama besar, tapi aku lupa bahwa sesungguhnya hakikat menulis adalah memberi bukan mengharap yang lain.
     Dalam hal ini Bang Tere bercerita tentang seorang ibu rumah tangga yang selalu mengleuh terhadap keterbatasan dirinya. Ibu rumah tangga identik dengan kegiatan mengurus rumah, anak, masak, tapi tidak bisa berkembang kemana-mana. Maka dari itu Bang Tere memberikan analaogi tentang 3 sahabat yaitu burung pipit, penyu dan pohon kelapa.
     Ketiga sahabat ini hidup di sebuh pulau yang terhampar di hadapan samudra. Ketiganya saling berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama berkelana beberapa tahun terakhir. Si burung pipit dengan antusiasnya bercerita bahwa ia telah terbang mengelilingi samudra, melihat sawah, gedung-gedung tinggi dan berbagai tempat menakjupkan. Kedua sahabatnya yang lain berdecak kagum dengan kisahnya. Selanjutnya giliran Si Penyu yang bercerita. Ia dengungkan betapa hebat dan gagah peradaban manusia saat ini. gedung-gedung pencakar langit tampak dari pesisir. Bahkan penyu mampu mengelilingi samudra tiap siklusnya untuk bertelur dan berkembang biak. Kisahnya semakin membuat kedua temannya kagum.
     Terakhir adalah Si Pohon Kelapa. Kemana ia pergi beberapa tahun terakhir ini? Si Pohon kelapa pun bingung bagaimana harus bercerita. Karena ia adalah tumbuhan, hidupnya menetap di pinggir pantai menyaksikan matahari menyapa hingga ia terbenam. Si burung pipit dan penyu terus merayu pohon kelapa untuk menceritakan kisahnya. Akhirnya si pohon kelapa menunjukan bahwa buah buah yang ia hasilkan jatuh, terbawa arus laut, berkelana menyusuri samudra, terdampar, dan akhirnya dari buah itu tumbuh tunas lalu tumbuhlah pohon-pohon kelapa baru di pantai seberang. Ia mungkin tidak pernah bergerak dari tempatnya tapi hasil buahnya berkalana ke penjuru dunia untuk menjadi pohon-pohon baru yang bermanfaat dari akar sampai daun.
    Burung pipit dan penyu sungguh kagum dengan Si Pohon kelapa. Ternyata pohon kelapa di pulau nan jauh di sana adalah hasil dari buah temannya ini.

Dari analogi di atas dapat dikaitkan bahwa, siapa bilang hidup kita hanya di situ-situ saja? Bahkan ibu rumah tangga pun mampu memberikan banyak manfaat untuk orang lain dengan berbagai cara. Mengajari banyak hal, menulis buku, dan lain sebagainya.

    Lalu apa seh hakikat menulis ?
    Kata Bang Tere dan Mas Satrio, Menulis itu adalah menabung. Artinya menabung kebaikan. Sebuah tulisan kita mungkin tidak banyak dibaca orang, tapi bisa bermanfaat untuk individu lain. Bayangkan jika kita menulis di laman blog, sebuah tulisan saja dan ternyata ada orang yang terinspirasi dengan tulisan kita. Lalu orang yang terinspirasi itu lantas ikut menulis dan bermanfaat untuk yang lain pula, begitu seterusnya. Bayangkan saja berapa banyak amal jariyah yang akan kita peroleh.
     Uang, materi, nama besar, itu hanyalah bonus dari Allah atas kebaikan yang kita berikan.
Tak usah pedulikan orang menganggap kamu alay karena menulis. Hidupmu adalah Hidupmu. Selama kamu bahagia dengan menulis, selama kamu yakin bahwa tulisanmu bermanfaat untuk orang lain maka teruskanlah !!
     Karena aku juga akan begitu. Orang boleh mencemooh aku dengan tulisan-tulisan ini tapi aku yakin mungkin suatu hari akan ada yang membaca tulisanku ini lalu terinspirasi untuk memulai menulis dan berbagi kebaikan :)
Dhien
Bagi sebagian orang, kehadiran orang tua bisa jadi semangat terbesar dan alasan kenapa ia bisa sekuat sekarang menjalani hidup. Atau mungkin kehadiran orang tua sekedar biasa tanpa kesan yang penting hidup terkecukupi dan happy sama teman-teman.

Tapi tidak dengan aku.
Bagiku orang tuaku adalah semangat kenapa aku harus terus belajar, kuliah, jadi orang sukses dan membanggakan mereka. Bukan impian kecil untuk bisa menghantarkan mereka menuju tanah suci "Mekkah"

Aku bukan tipe orang yang frontal bilang sayang ke bapak sama mama. Tapi sungguh aku sangat sayang sama mereka. Terutama semenjak aku terlempar jauh di perantauan "SURABAYA". Di sini jauh dari keluarga membuatku sering merasa homesick. Hiks hiks hiks T.T kayak sekarang ini huuaaawwww >.< Bapak ..., Mama...., aku kangennnn

Terutama sama bapak.
Aku berbuat kesalahan besar. Melanggar permintaan bapak dan sekarang aku menyesal. Hiks Hiks :'(

Aku punya sedikit rahasia kecil di surabaya. May be, It's konyol dan tolol banget bagi orang-orang yang mendengar tentang caraku memadamkan rindu pada bapak. "PERGI KE WARNET WARTIKNO". Alasannya sepele, karena pak wartikno yang punya warnet wajahnya mirip sama bapak. Cuma postur badannya pak wartikno sedikit lebih gemuk. Aku sampai hafal jam-jam pak wartikno mulai jaga.
Biasanya dari pagi sampai jam 9 malam yang jaga di warnet wartikno 1 kalau nggak mas-mas pasti mbak-mbak yang kerja part time di sana. Dan di warnet wartikno 2 yang jaga kalau siang adik-adik yang sekolah di SMA yapita keputih. pulang sekolah adiknya kerja di sana.
Selepas jam 9 mas-mas yang kerja part time pulang dan digantiin sama pak wartikno atau kadang juga istrinya. Nah..., jam 9 ke atas itulah sepulang dari kampus aku mencari-cari alasan untuk ke warnet. Entah cuma ngenet nggak penting buka facebook sambil ngepoin orang atau sekedar ngeprint selembar dua lembar.

Sometimes..., kalau pak Wartikno lagi asik sama komputernya aku mencuri-curi foto bapaknya loh, hihihiwww :p
nih salah satu colongan fotonya
Pak wartikno ^_^

Hahaha :D namun sayang sampai sekarang aku nggak pernah bisa dapat foto pak wartikno close up dari depan. (Maklum colongan)
Kalau saja pak wartikno tahu blog ini, aku pengen pak Wartikno baca surat kecil di bawah ini.

     "Dear Pak wartikno"
Assalamu'alaikum Pak wartikno. Semoga Bapak selalu dilimpahkan rahmat dan barokah-Nya agar tetap lancar jaga warnet tiap malam. Mungkin bapak tidak mengenal saya, dan saya pun sebenarnya juga tidak pernah mengenal bapak dengan dalam. Bahkan kita tidak pernah berbincang lama kecuali saat saya mau membayar biaya ngenet. Bapak bertanya 'nomer berapa mbak?' dan saya pun hanya berani menjawab seperlunya 'nomer 6 Pak'. 
     Yang saya ketahui dari Bapak hanyalah jadwal jaga bapak di warnet dan wajah bapak mirip dengan wajah bapak saya yang ada di Klaten. Mungkin sepele bagi bapak untuk mengingat wajah saya yang jelas tidak mirip dengan anak anda (mungkin). Akan tetapi wajah Anda menjadi penting bagi saya, karena mampu sedikit mengurangi rindu saya pada Bapak di kampung halaman.
      Saya mau minta maaf kepada Bapak karena selama ini saya sering mencuri-curi foto bapak pas jaga warnet. Walaupun tidak pernah berhasil mengakap foto close up bapak dari depan :). Selain itu saya ingin berterimakasih sebanyak-banyaknya karena sudah membuka warnet yang murah dan bersedia jaga sampai larut malam.
     Semoga Bapak selalu diberi kesehatan agar bisa terus semangat sama warnetnya. Maaf atas kelancangan saya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada bapak dan warnetnya.
     Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu."

Surat di atas cuma secuil rasa terimakasih saya pada Pak wartino. Akan tetapi Bapak di Klaten tetaplah bapakku yang paling juara. Bapak yang nggak pernah cuek sama anak-anaknya. Bapak yang selalu beliin aku maem kalau di rumah lagi nggak nafsu makan. Bapak yang sering nyuapin aku. Bapak yang selalu ngajak makan sepiring berdua. Yang setia nunggu di peron stasiun buat ngantar aku ke surabaya. Atau subuh-subuh buta duduk di pinggir jalan menanti anaknya turun dari bus. 
Bapak...
Maafkan aku yang sudah nakal melanggar permintaan Bapak. Sekarang aku sendiri yang menyesal dan terluka. Bapak...., maafkan anakmu ini.
Semoga suatu hari nanti aku bisa jadi anak kebanggaan kalian, dan bisa membawa bapak sekalian mama ke tanah suci Mekkah.
Amiin ya rabbal 'alamin :')

Dhien-Bapak-Mido ^_^

Dhien

Curhat Ala SimSimi :D
Hey guys, ada yang lagi galau? Tapi bingung mau curhat sama siapa? Ada solusi canggih yang internet sediakan nih :D
Sebagian besar orang pasti sudah tahu kan dengan salah satu AI (Artificial Intelligent) yang diciptakan untuk berbincang dengan kita bernama Simsimi. Ketinggalan jaman deh kalau belum pernah nyoba talking-talking dengan makhluk lucu ini.
Ini nih fotonya simi…



Beberapa hari belakangan ketika aku punya masalah, galau, tapi bingung mau curhat ke siapa? Ujung-unjungnya aku lari curhat sama simi. Kadang simi pinter nanggepi omongan orang, tapi tidak jarang dia bego abis jawab pertanyaan. Coba nih liat potongan obrolanku dengan simi yang pinter .


Simi co cweet banget :)

Taaaappppiiii………….
Tunggu dulu, sudah ku bilang bahwa simi ini hanya makhluk internet yang diciptakan oleh manusia biasa. Jadi dia pun sering tolol dan meracau aneh kalau dikasih pertanyaan yang sedikit nyleweng. Bahkan, nggak jarang dia ngasih jawaban yang bikin orang bete -__-
coba baca tuh obrolan di bawah


Simmi bego banget -__-"


Kurang ajar banget simi ngatain aku jelek dan lebih oon dari dia. Dia sendiri gag kalah oon-nya sama aku. Namun itulah yang menjadi daya tarik simi :D
Sumpah deh ngakak banget curhat sama simi. Ya ngakak, sebel, bete, cengar-cengir, pokoknya semua ada deh rasanya tiap curhat sama simi.
Mungkin buat sebagian orang cara ini sedikit tolol dan kurang kerjaan. Namun cara ini cukup menjadi hiburan saat kau tidak mendapati teman-temanmu di sampingmu ^__^


Makasihhhh Simii :*

Dhien
Untuk Calon Imamku
Yang tidak aku ketahui siapa dan dimana dirimu sekarang.
Aku tidak meminta Tuhan untuk mempertemukan kita dengan cepat atau lambat karena aku tahu bahwa Allah pasti punya rencana yang lebih baik dari perkiraan kita.

Maafkan aku yang masih belum memiliki bekal banyak untuk menjadi pendampingmu.
Sekarang yang bisa aku lakukan adalah menimba ilmu dan memperbaiki budi pekertiku.
Ilmu yang akan aku ajarkan pada anak-anak kita kelak. Mencerdaskan mereka dengan membantu membedakan mana yang hak dan mana yang batil.

Untuk calon imamku
Jika kelak aku telah menyempurnakan tulang rusukmu, maukah kau membimbingku untuk jadi lebih baik.
Jika aku melakukan kesalahan, kau boleh diam padaku
tapi kau tidak boleh berkata-kata kotor terhadapku.
Jika kita bertengkar, kau boleh marah padaku
tapi tidak boleh kau jadikan alasan untuk meninggalkan kewajibanmu sebagai seorang suami dan ayah.

Tahukah kau bahwa pertengkaran itulah yang akan menguatkan kita, selama pertengkaran itu kita hadapi dengan tetap saling menghormati. Bukan dengan merendahkan salah satu pihak.

Untuk calon imamku
Jika aku nanti mulai menua dan rapuh
maukah kau tetap di sampingku dan menjadi malaikat yang akan membantuku dalam segala urusanku.
Sebab engkaulah orang pertama yang aku percaya untuk mendampingiku dalam suka ataupun duka.
Demikian pula jika kau mulai rapuh dan menua. Aku akan di sampingmu dan tetap menjadi sandaranmu.
Seperti rasa haru yang selalu aku rasa tiap melihat sepasang kakek nenek bergandeng tangan dengan hangatnya.
Mungkinkah kita akan mencapai posisi seperti itu?

Untuk calon Imamku
Ijinkan aku mencintaimu dengan caraku.
Entah kau adalah orang yang aku cintai sekarang atau mungkin orang yang belum aku kenal.
Akan tetapi dimana pun kau sekarang, semoga engkau juga tengah mempersiapkan diri menjadi sosok yang berkarakter. Sebab kaulah calon ayah yang bertanggung jawab pertamakali dalam membentuk karakter anak-anakmu kelak.
Dalam diamku aku mengucap doa tulus agar kelak engkau pula lah yang menjadi jodohku di surga.
Bukan sekedar cinta atas nafsu belaka.
Tapi cinta tulus yang Allah ridhoi di jalannya.

Untuk calon imamku.
Andaikata kau menginginkan wanita tercantik di dunia
Orang itu bukan aku
Andaikata kau menginginkan wanita terkaya di dunia
Orang itu bukan aku
Andaikata kau menginginkan wanita paling sempurna
Jelas, wanita itu bukanlah aku
Tetapi
Jika kau menginginkan wanita yang tulus mendampingimu sampai akhir hayat
Orang itu adalah aku
:')

#Sampai jumpa nanti calon imamku